• Uncategorized
  • 0

Junior88 – Finality, Koleksi Terbaru Harry Halim yang Dipersembahkan untuk Sang Ayah

Finality, Koleksi Terbaru Harry Halim yang Dipersembahkan untuk Sang Ayah. Foto: Dok. Harry Halim

zoom-in-whitePerbesar
Finality, Koleksi Terbaru Harry Halim yang Dipersembahkan untuk Sang Ayah. Foto: Dok. Harry Halim
ADVERTISEMENT

Selalu ada perasaan mendebarkan ketika menghadiri fashion show dari Harry Halim. Selain karena penasaran melihat karyanya, perasaan ini juga muncul karena ambience yang dihadirkan; lampu merah menyala dan musik teatrikal.
ADVERTISEMENT

Sebenarnya, untuk koleksi Finality ini, Harry Halim tak banyak melakukan perubahan. Ini ia akui juga dalam siaran pers yang diterima kumparanWOMAN. Meski begitu, cerita di balik koleksi Winter 2025 ini yang justru menarik perhatian.
Fashion Show yang diselenggarakan di Ciputra Artpreneur, Jumat (21/3) ini merupakan refleksi Harry Halim atas kehidupannya selama beberapa bulan terakhir. Kesedihan hingga patah hati datang di usianya yang menjelang 40. Tak cuma itu, koleksi ini jadi makin spesial karena ternyata Finality adalah persembahan Harry Halim untuk ayahnya yang sedang sakit.
“Ini adalah tribute untuk ayah saya yang saat ini sedang sakit. Sekarang ini adalah momen yang menantang dalam hidup saya. Nggak mudah untuk menciptakan sesuatu ketika banyak hal terjadi dalam kehidupan,” ungkap Harry Halim sebelum memulai peragaan busananya.
ADVERTISEMENT

Seperti yang sudah kami jelaskan di atas, koleksi Winter 2025 Harry Halim ini serupa dengan koleksi musim sebelumnya, Redemption yang rilis pada November 2024 lalu. Hanya saja, siluet yang dihadirkan lebih sederhana.
Koleksi Harry Halim Winter 2025, Finality. Foto: Dok. Harry Halim
Desainer yang sempat berkarier lama di Paris ini juga banyak memainkan potongan klasik. Finality terdiri dari 30 looks, masing-masing terdiri dari mantel panjang dari wool dan kulit, blazer berbahu lebar dan tajam, gaun, bustier, hingga celana lebar. Semua hadir dalam warna hitam, merah, dan merah muda.
Hal yang menarik perhatian kumparanWOMAN justru terletak pada detail-detail seperti aksen bunga mawar hitam dan ungu, big hair bergaya punk, sepatu berhak tinggi, hingga topi fedora.
Koleksi Harry Halim Winter 2025, Finality. Foto: Dok. Harry Halim
Di balik deretan busana bergaya gothic dan punk yang dipamerkan, ada kesedihan mendalam yang di ditampilkan dalam show kali ini. Oleh karena itu, Harry Halim menutup fashion show-nya dengan lagu yang cukup menyayat hati, yaitu The Last Song dari Elton John. Lagu ini dipilih karena menceritakan tentang hubungan cinta kasih antara seorang ayah dan anak laki-lakinya. Jelas tergambar, Harry Halim mempersembahkan karyanya yang satu ini untuk sang ayah.
ADVERTISEMENT

Untuk melihat koleksi lengkapnya, saksikan di galeri foto berikut ini, Ladies.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *